Sabtu 31 Januari 2009, menjadi hari yang penting bagiku. Kira-kira jam 11.30 sampai 12.40 aku menjalani sidang skripsi untuk meraih gelar sarjana di Binus University.
Topik kami adalah Digital Dashboard Design of PT. M Cashback Indonesia.
Sebelum mulai sidang, aku dan kelompokku (Bernad dan Awal) nungguin antrian sidang di luar ruang sidang. Wajah Bernad dan Awal kelihatan gugup, sangkin gugupnya mereka bolak-balik ke toilet buang air kecil. Sampe akhirnya stok air di tubuh mereka berkurang alias kehausan, dan masalahnya kita tidak nyetok air minum. Finally mereka mengeluh kehausan dan kelaparan, berhubung pagi cm makan roti.
Jam 11.30, kami diminta masuk ke ruang eksekusi, heheh kayak mau dihukum aja. Lalu disuruh duduk di kursi pesakitan, dan tiba-tiba dosen nunjuk aku yang presentasi. Terang aja, aku shock, karena tidak ada persiapan (NB: sebelumnya yg kami rencanakan yg presentasi adalah bang Awal). Dengan langkah bercampur gugup dan bingung, aku maju ke panggung presentasi. Aku cm ingat satu hal, presentasi jangan lebih dari sepuluh menit. Oke, aku improptu saja, dan kurang dari sepuluh menit presentasi selesai dan sepertinya penguji impressed,heheh puji Tuhan.
Abis presentasi, bernad melakukan demo aplikasi yang kami rancang. Nah pas demo, ada sedikit error, tapi untungnya penguji bisa dikelabui sedikit, jadi errornya tidak kelihatan, heheh.
Nah, bagian terakhirnya, yang paling mendebarkan, percis posisi terdakwa di persidangan, kami duduk di depan 2 penguji yaitu Pak Win Ce dan Pak Hartono. Sebagai catatan Pak Win Ce adalah ketua software development di Binus, dan teman kami sudah ada yang pernah digagalkannya di sidang dan disuruh ngulang. Kemudian Pak Hartono sudah terkenal sebagai jawara di bidang data warehouse dan Business Intelligence. Pokoknya mereka berdua ekspert di bidang mereka.
Masuk ke bagian tanya jawab ini, kami digilir dengan pertanyaan bertubi-tubi dan harus cepat dan tepat dijawab. Baru dimulai kami sudah dikritik habis-habisan soal dokumen yang formatnya berantakan, untung dimaklumi karena kami laki-laki semua. Waktu giliran pak Win Ce menginterogasi kami, semua masih bisa kami jawab. Begitu masuk pertanyaan Pak Hartono, pertanyaan seputar Data Warehouse, EIS, SIM dan DSS agak sulit dijawab. Karena sangat teknis dan teoritis serta mendalam. Puji Tuhan, kami berdamai(heheh, udah kayak baru perang aja) dengan Pak Hartono walaupun terjadi perdebatan.
Kira-kira jam 12.40 kami disuruh keluar, karena penguji sedang melakukan penilaian. Lima menit di luar menunggu rasanya, puas, takut, dan penasaran bercampur. Akhirnya kami dipanggil masuk lagi, dan pertama kami dimintai komentas seputar sidang, dan nilai kami dibacakan.
Puji Tuhan kami dinyatakan lulus dengan nilai yang mantap pula…detailnya tak usah kukasi tau lah. Pokoknya satu bagian sulit terlalui dan kami melaluinya dengan baik. Thanks Jesus. Terima kasih juga buat semua yang sudah mendukung dan mendoakan.